Jumat, 10 Juni 2011

Duta Juni

Menjelaskan Tuhan
Salah satu tugas utama Tuhan adalah membuat manusia. Ia membuat orang-orang untuk mengganti mereka yang mati agar cukup manusia untuk mengurus hal-hal di bumi.

Tuhan tidak membuat orang-orang dewasa, hanya bayi-bayi. Aku pikir karena bayi lebih kecil dan lebih mudah dibuat. Dengan demikian, Tuhan tidak harus menghabiskan waktu-Nya yang berharga untuk mengajar mereka berbicara dan berjalan, Tuhan hanya perlu menyerahkan tugas itu kepada para ibu dan ayah.

Tugas terpenting kedua Tuhan adalah mendengarkan doa-doa. Begitu dahsyat hal ini berlangsung, sebab sebagian orang, seperti para imam dsbnya, terkadang juga berdoa di luar waktu tidur. Akibatnya, Tuhan tak punya waktu untuk mendengarkan radio atau televisi. Karena Tuhan mendengarkan semua, pastilah begitu bising di telinga-Nya, terkecuali Ia memikirkan cara untuk mematikannya.

Tuhan melihat semua dan mendengar semua dan ada di mana-mana yang membuat-Nya sangat sibuk. Jadi, janganlah kamu membuang-buang waktu Tuhan dengan mengeluh untuk meminta sesuatu yang menurut papa dan mama tidak boleh.

Atheis adalah orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Aku pikir orang-orang seperti itu tidak ada di Chula Vista. Setidaknya, tidak ada orang macam itu yang datang ke gereja kami.

Yesus adalah Putra Allah. Ia biasa melakukan segala pekerjaan sulit seperti berjalan di atas air dan mengadakan mukjizat-mukjizat dan berusaha mengajar orang-orang yang tidak mau belajar mengenai Tuhan.

Akhirnya orang-orang menjadi bosan mendengar-Nya berkhotbah dan mereka menyalibkan-Nya.

Tetapi Yesus baik dan lemah lembut seperti BapaNya, dan Ia mengatakan kepada BapaNya bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan dan meminta-Nya memaafkan mereka, dan Tuhan Allah bilang Silakan.

BapaNya (Tuhan Allah) puas dengan semua yang telah Yesus lakukan dan semua kerja keras-Nya di dunia, jadi Ia mengatakan kepada Yesus bahwa Ia tak perlu lagi keluyuran di jalanan, Ia boleh tinggal di surga. Jadi, Yesus tinggal di sana.

Dan sekarang, Yesus membantu BapaNya dengan mendengarkan doa-doa dan melihat hal-hal penting yang perlu diurus Tuhan Allah dan yang mana yang dapat diurus-Nya sendiri tanpa harus merepotkan Allah. Seperti seorang sekretaris, tapi lebih penting.

Kamu dapat berdoa kapan saja kamu mau dan Mereka pasti mendengarmu sebab Mereka telah mengatur agar sepanjang waktu ada salah seorang dari Mereka yang bertugas.

Kamu harus selalu pergi ke gereja pada hari Minggu sebab itu membuat Tuhan senang, dan jika ada orang yang perlu kamu senangkan, itu adalah Tuhan.

Jangan mangkir dari gereja untuk melakukan sesuatu yang kamu anggap lebih menyenangkan seperti pergi ke pantai, misalnya. Ini salah! Dan, lagian, toh matahari belum muncul di pantai hingga siang.

Jika kamu tidak percaya kepada Tuhan, selain menjadi seorang atheis, kamu juga akan sangat kesepian, sebab orangtuamu tak dapat pergi ke semua tempat bersamamu, berkemah misalnya, tapi Tuhan bisa.

Sungguh senang tahu bahwa Tuhan ada dekatmu ketika kamu takut dalam gelap atau ketika kamu tak dapat berenang dengan baik dan kamu diceburkan ke dalam air yang sangat dalam oleh anak-anak besar.

Tetapi jangan kamu selalu berpikir tentang apa yang dapat Tuhan lakukan untukmu. Aku pikir Tuhan menempatkanku di sini dan Ia dapat mengambilku kembali kapan pun Ia suka. Dan sebab itulah mengapa aku percaya kepada Tuhan.

● A.Oyent
Sumber: yesaya.indocell.net

Rabu, 05 November 2008


Duta Edisi Nopember 2008
SMA St. Paulus Nyarumkop Tanam 1000 Benih Pohon


Perayaan Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop St.Fransiskus Asisi
Nyarumkop, (4/10) Nyarumkop, 4/10, Perayaan Pelindung Persekolahan Katolik Nyarumkop (PKN) St. Fransiskus Asisi merupakan agenda rutin yang dirayakan setiap tahunnya oleh keluarga besar PKN. Contoh tauladan dan kesederhaanaan yang dimiliki oleh Santo Fransiskus inilah yang menjadi sumber kekuatan dan semangat bagi mereka yang mengadakan pelayanan baik dibidang agama, social, maupun pendidikan.Persekolahan Katolik Nyarumkop yang berdiri sejak tahun 1916 dalam pelayanannya tetap berpegang teguh pada semangat asli St. Fransiskus yang kritis terhadap kaum lemah dan peduli terhadap alam.
Dalam perayaan penuh syukur berlangsung selama tiga hari (2/4/10) ini mengagendakan serangkaian kegiatan, diantaranya penanyangan film versi terbaru kisah perjalanan hidup Fransiskus Asisi, bhakti social, olah raga,lintas alam, penanaman bibit pohon, misa syukur serta ditutup dengan malam kesenian.Menurut P. Frans Yosnianto, OFM Cap.,selaku Pimpinan Umum Persekolahan, seluruh rangkaian kegiatan yang bernuansa alam ini diharapkan membuka inspirasi bagi kaum muda khususnya para pelajar dan mahasiswa yang mengenyam Pendidikan di Nyarumkop ini untuk tetap menjaga dan melestarikan alam secara konkrit dan mendesak.Dengan tema “Extra Mundum Nulla Sallus” (diluar alam tidak ada keselamatan),“Mari kita bersama-sama bersahabat dengan alam, mencintai alam berarti kita juga mencintai sang Pencipta, yaitu Tuhan” tegasnya kembali.
Sementara itu, penanaman bibit mahoni dan angsana yang dilasanakan oleh keluarga besar PKN dilakukan disekitar tapal batas persekolahan yang luasnya 50 hektare dibagi dalam beberapa kelompok. Dari informasi yang diperoleh dari Ketua Panitia, Drs. Egidius Herman, pengadaan 1000 bibit ini diperoleh dari subagent Dinas Agribisnis Kota Singkawang. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Singkawang melalaui Dinas Agribisnis bersedia menyumbangkan bibit-bibit pohon ini, semoga kerjasama tetap berelasi kedepan” kata dia sambil berharap. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen, baik TK, SD, SMP, SMA, TOPANG, serta mahasiswa STP yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan perayaan ini. Dalam Misa Syukur yang dilaksanakan di Gereja St.Maria Nyarumkop sebagai perayaan puncak kegiatan, sebagai selebran utama(Pemimpin Misa) Pastor Petrus Rostandy, OFM Cap yang juga Ketua Yayasan Persekolahan dan sekaligus Ketua Propinccial Kapusin Kalimantan Barat berkenan hadir dalam perayaan terse but. Dalam Misa syukur ini, selain merayakan pelindung persekolahan juga merayakan 25 tahun Imamat/Pesta Perak Pastor Paduanus Aga, OFM Cap yang mengabdikan diri sebagai rohaniwan kapusines sejati. Dalam homilinya, P.Petrus Rostandy, OFM Cap mengajak kepada segenap warga PKN serta umat di Paroki Santa Maria Nyarumkop mengucapkan terima kasih atas perhatian dan sayang kepada Pastor Paduanus Aga, OFM Cap atas karya pelayanannya hingga 25 tahun imamatnya.
Setelah Perayaan Misa dilanjutkan dengan acara lintas alam yang dimulai dihalaman SMA Seminari St.Paulus menuju taman wisata Eria yang terletak di dusun Patangahan-Nyarumkop Singkawang Timur.Proficiat PKN.A.Oyent